Hal ini merupakan kesepakatan yang disampaikan dalam acara The 1st Indonesia-India Bilateral Trade Minister's Forum yang diselenggarakan di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (4/10/2011).
"Kita ingin meningkatkan volume perdagangan mencapai US$ 25 miliar di tahun 2015," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah menyiapkan pembentukan working group untuk kerjasama perdagangan dan investasi antara kedua negara yang melibatkan pemerintah serta pengusaha. Serta disiapkan juga Working Group untuk fasilitasi perdagangan yang melibatkan unsur pemerintah," jelasnya.
Menurut Mari, India merupakan emerging market yang besar bagi Indonesia. India sendiri berada di posisi ke-4 sebagai negara tujuan ekspor non migas yang sudah mencapai US$ 9,8 miliar pada tahun 2010.
Seperti diketahui, berdasarkan data statistik, nilai perdagangan antara kedua negara pada tahun 2010 sudah mencapai US$ 13,2 miliar. Ekspor Indonesia ke India pada periode Januari-Juni sudah mencapai US$ 8,9 miliar atau naik 55% dibanding dengan tahun sebelumnya. Neraca perdagangan Indonesia dengan India terus menunjukan surplus.
(nrs/hen)











































