RI Dapat Komitmen Bantuan Industri Petrokimia dari Jepang

RI Dapat Komitmen Bantuan Industri Petrokimia dari Jepang

- detikFinance
Rabu, 02 Nov 2011 17:00 WIB
RI Dapat Komitmen Bantuan Industri Petrokimia dari Jepang
Jakarta - Indonesia mendapat komitmen bantuan dari Jepang untuk pengembangan industri kimia khususnya petrokimia. Jepang juga akan mendorong pengusahanya berinvestasi di sektor petrokimia di Indonesia.

"Hasil pertemuan dengan Jepang bidang industri kimia, yaitu bantuan teknis berupa training dengan peningkatan produktivitas, efisiensi energi, harmonisasi standar bagi industri petrokimia," kata Direktur Industri Kimia Dasar Kementerian Perindustrian Tony Tanduk kepada detikFinance, Rabu (2/11/2011)

Tony mengatakan hasil kunjungannya ke Jepang beberapa hari ini, juga menghasilkan komitmen investasi pengusaha Jepang di sektor petrokimia di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada promosi investasi sektor industri petrokimia Indonesia di Tokyo di hadapan sekitar 50 pelaku bisnis Jepang juga ada penjajakan pengembangan R&D," katanya.

Selama ini sektor industri petrokimia hulu mencakup pembuatan nafta, cracker, propylene dari kilang minyak, butadine, fatty acid, fatty alkohol, glycerin. Sementara produk perantaranya adalah butadiene rubber, caprolactam, sedangkan turunannya adalah polypropilene, polythethylene, dan polycetal.

Dari sisi hilir atau produk jadi produk petrokimia mencakup pakaian, produk kosmetik dan parfum, kantong plastik, botol plastik, jendela pesawat, payung penerjun, interior dan cat dinding, fiber gelas, lapisan teflon pada penggorengan, sikat rambut, sikat gigi, katup jantung, container dan lain-lain.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads