Pemerintah Diminta Awasi Produksi Rotan Imitasi

Pemerintah Diminta Awasi Produksi Rotan Imitasi

- detikFinance
Selasa, 08 Nov 2011 14:22 WIB
Pemerintah Diminta Awasi Produksi Rotan Imitasi
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendesak agar pemerintah melakukan kontrol terhadap produksi dan peredaran rotan plastik. Rotan plastik atau rotan imitasi bisa mengancam keberlangsungan usaha dan industri rotan alam di dalam negeri.

"Pemerintah diminta selain memperhatikan permasalahan suplai bahan baku juga agar mengamati dan melakukan kontrol, pada rotan plastik, yang merupakan produk saingan dan subtitusi rotan alam Indonesia," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik Natsir Mansyur usai dialog dengan pelaku rotan dalam negeri di Jakarta, Selasa (8/11/2011)

Natsir juga mengatakan pemeirntah harus mendengar saran dan hasil kajian dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) agar tak ada kelompok yang mendominasi secara tidak fair dan melanggar kaidah persaingan sehat dan anti monopoli di bidang perdagangan rotan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah berkewajiban membina industri produk rotan alam, sama seperi yang dilakukan terhadap industri rotan plastik atau imitasi agar mampu menjadi perusahaan penghasil dan tidak kalah dan mampu bersaing dan unggul dalam menghadapi perusahaan sejenis dari negara lain," katanya.

Seperti diketahui masalah ekspor bahan baku rotan mencuat sejalan berakhirnya Permendag No.36/M-DAG/PER/8/2009 tentang ketentuan ekspor rotan 12 Oktober lalu. Dua kubu yaitu petani rotan bersama eksportir di sektor hulu menolak penutupan ekspor sementara di sisi lain sektor hilir yaitu industri perajin rotan menyambut baik penutupan kran ekspor rotan.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads