Gita Wirjawan Janji Tak Hanya Majukan Usaha Rotan Cirebon

Gita Wirjawan Janji Tak Hanya Majukan Usaha Rotan Cirebon

- detikFinance
Rabu, 09 Nov 2011 18:10 WIB
Gita Wirjawan Janji Tak Hanya Majukan Usaha Rotan Cirebon
Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan memastikan akan menghentikan ekspor bahan baku rotan ke luar negeri. Ia juga akan memperhatikan pelaku rotan lainnya di luar Cirebon.

Hal ini untuk memastikan jika penghentian ekspor itu tetap bisa berdampak positif bagi kawasan lain di luar Cirebon khususnya sektor hulu. Sekaligus bisa memberikan jawaban soal kekhawatiran produksi rotan petani dalam negeri bisa diserap seluruhnya oleh industri olahan rotan lokal.

"Saya menginginkan bukan hanya peningkatan daya saing bukan hanya industrialisasi di Cirebon dan sekitarnya, tapi mungkin bisa dilakukan di Mamuju di Sulawesi, di Kalimantan, di Sumatera," katanya di kantor kementerian perdagangan, Jakarta, Rabu (9/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gita mengatakan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) soal rotan akan segera keluar dalam waktu yang tak lama. Ia masih harus menunggu beberapa rekomendasi dari kementerian kehutanan dan pemda penghasil rotan.

"Kita lagi nunggu dari kehutanan, Kita lagi nunggu dari gubernur Sulawesi Barat tapi yang saya denger sedang di finalisasi tinggal ditunggu saja suratnya , begitu itu selesai akan kita keluarkan permendagnya," katanya.

Ia menegaskan pemerintah akan mengedepankan pada kebijakan yang membela pelaku sektor rotan hulu maupun hilir. Khususnya sektor hilir rotan di Cirebon beberapa tahun terkena imbas negatif.

"Saya itu bisa kelihatan bahwa banyak sekali yang dulunya mempekerjakan 1000 sampai 1.500 orang itu sekarang tinggal 50 orang, terus di kiri dan dikanannya juga sudah puluhan perusahaan atau pabik bangkrut, tentunya alasannya adalah kelangkaan atau ketidakadaan raw material atau bahan baku," katanya.

Gita pun menegaskan Indonesia negara satu-satunya tempat yang bisa membuahkan bahan baku rotan di dunia. Untuk itu pentingnya meningkatkan daya saing sektor hilir industri rotan.

"Ya mereka (gubernur) mendukung sikap kita untuk menyetop pengiriman rotan ke luar negeri untuk sementara, selama kita akan melakukan pembinaan dan apapun juga yang harus dilakukan untuk meningkatkan daya saing kawan pengrajin dan produsen rotan bisa meningkat," katanya.
(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads