Pelaku Industri Otomotif Tak Khawatir Ancaman Krisis Eropa

Pelaku Industri Otomotif Tak Khawatir Ancaman Krisis Eropa

- detikFinance
Jumat, 11 Nov 2011 15:45 WIB
Pelaku Industri Otomotif Tak Khawatir Ancaman Krisis Eropa
Bandung - Krisis global yang mencengkram belakangan ini dikhawatirkan mengganggu pertumbuhan perekonomian Indonesia. Namun pelaku industri khususnya perusahaan yang bergerak dibidang otomotif tak terlalu khawatir.

"Memang tidak bisa dipungkiri krisis global akan ke Asia. Namun saya rasa hal ini tidak akan terlalu berdampak besar di Indonesia," kata Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto, di acara workshop di Bandung, Jumat(11/11/2011)

Prijono pun mengatakan banyak para ahli yang mengatakan pertumbuhan ekonomi akan tetap meningkat begitu pun dengan industri otomotif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meski akan berdampak banyak yang memperkirakan semuanya akan tetap tumbuh, ada yang mengatakan naik 5%, 6%, 6,2%. Tapi maaf saya tidak tahu seberapa pasti kenaikkan ini, karena Middle Up pun terus menaik," ujar Prijono.

Prijono pun menambahkan saat ini Indonesia, China dan India lah yang menjadi perhatian banyak negara dengan terus meningkatnya perekonomian negara-negara tersebut.

"Kami tahunya mereka tidak melihat Eropa lagi, tapi saat ini yang dilihat negara maju itu China, India dan Indonesia. Justru Jepang lah yang khawatir karena telah memiliki GDP 2 kali lipat dari kita (Indonesia). Jadi mungkin terkena tapi akan tetap tumbuh," katanya.

Menurutnya Astra terus optimis dengan melihat pertumbuhan yang terus meningkat dari tahun ketahunnya.

"Asia memang menjadi sorotan, di 2030 World Bank memperkirakan Indonesia akan menjadi The Big 5 yang mungkin GDP nya menjadi 5 Triliun atau lebih. Dan ini sesuatu yang positif," kata Prijono.

(lth/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads