RI Siap Impor Gula Hingga 500.000 Ton

RI Siap Impor Gula Hingga 500.000 Ton

- detikFinance
Jumat, 25 Nov 2011 15:06 WIB
RI Siap Impor Gula Hingga 500.000 Ton
Jakarta - Produksi gula kristal putih (GKP) tahun ini dipastikan tak sesuai dengan target kebutuhan 2,7-2,8 juta ton. Dengan demikian awal tahun depan Indonesia akan impor gula 300.000-500.000 ton.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan tahun ini produksi gula hanya 2,3-2,4 juta ton. Sehingga menurut Bayu, di awal 2012 Indonesia kekurangan gula antara 300.000-500.000 ton.

Dikatakan Bayu, saat pemerintah masih menghitung secara persis berapa kurangnya suplai gula tahun depan. Hal ini terkait dengan upaya menutupi kekurangan tersebut termasuk melalui impor. Meskipun ia menggarisbawahi kebijakan impor gula jangan sampai memberikan disinsentif untuk musim giling atau produksi gula tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tidak sederhana tapi mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa ambil keputusan untuk impor, tetapi bagaimana cara untuk impor itu saya belum bisa menjelaskan," kata Bayu saat ditemui di kantornya, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (25/11/2011).

Akhir tahun lalu (2010) Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan izin impor gula kristal putih (GKP) sebanyak 450.000 ton. Izin impor ini diberikan kepada importir terdaftar (IT) sebanyak 6 BUMN untuk tambahan memenuhi kebutuhan gula 2011.

Izin impor itu diberikan kepada PTPN X sebanyak 90.000 ton, PTPN IX sebanyak 70.000 ton, PTPN XI sebanyak 90.000 ton, RNI sebanyak 50.000 ton, PPI sebanyak 90.000 ton, dan Bulog 60.000 ton.

Izin impor ini dikeluarkan pada 8 September 2010 untuk periode impor 1 Januari 2011 hingga 15 April 2011. Impor GKP untuk menutupi kekurangan pasokan gula di dalam negeri sebelum musim giling periode Januari-April 2011.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads