Pemerintah Dorong Pindang Ikan Go International

Pemerintah Dorong Pindang Ikan Go International

- detikFinance
Sabtu, 26 Nov 2011 13:41 WIB
Pemerintah Dorong Pindang Ikan Go International
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengangkat 'derajat' pindang ikan dari makanan rakyat kecil menjadi go international. Caranya diberi merek dan dibungkus kemasan yang lebih menarik.

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) P2HP KKP Victor P. H. Nikijuluw, ada tiga hal yang menjadi dasar pemerintah mendorong ikan pindang menjadi makanan yang tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Indonesia saja.

"Pindang ini khas Indonesia yang olahannya hanya kita yang tahu. Ada 65 ribu lebih pengolah pindang, khususnya di Jawa dan Sumatera, ini poin yang paling penting," katanya di Festival Pindang Nusantara, Wisma Aldiron Pancoran, Jakarta, Sabtu (26/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin kedua, kata Victor, selama ini pindang kebanyakan hanay dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah, padahal seharusnya seluruh lapisan masyarakat bisa mengkonsumsi makanan penuh gizi tersebut.

"Kita akan promosikan pindang supaya masuk ke retail modern, lalu masuk ke kelas menengah dan atas. Itu obsesi kita," katanya.

Caranya, dengan memberikan sebuah brand atau merek tertentu untuk setiap produk pindang. Setelah itu, diberi kemasan yang menarik sehingga bisa dijual di ritel-ritel modern. "Yang paling penting kualitas produknya juga," tambahnya.

Jika semua itu telah terlaksana, maka pemerintah akan mendorong pindang untuk merambah pasar luar negeri. Negara tujuan pertama untuk ekspor adalah Malaysia, karena budayanya yang hampir sama dengan Indonesia maka diharapkan pindang bisa diterima dengan baik.

Salah satu kendala yang dihadapi para produsen pindang adalah belum ada perusahaan besar yang mau terjun ke industri ini. Rata-rata pemain di industri ini hanya berbasis Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Appikando (Asosiasi Pengusaha Pindang Ikan Indonesia) E. F. Hamidy menyatakan sudah ada solusi bagi para pengusaha pindang yang ingin berkembang. Appikando menjembatani para pengusaha tersebut ke pihak perbankan.

"Kita bisa bantu mereka dapat kredit Rp 30 juta per pengusaha. Jadi selama masih menjadi pengusaha pindang, kita akan terus beri dukungan sampai naik kelas," tambah Hamidy.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads