"Saya deg-degan melihat pesatnya ekspor perikanan India," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Thomas Darmawan kepada detikFinance, Rabu (7/12/2012)
Ia menjelaskan pada periode 2010 lalu (April 2010-April 2011) India berhasil membukukan ekspor perikanan hingga US$ 2,857 miliar padahal periode tahun sebelumnya hanya US$ 2,1 miliar. Bandingkan dengan Indonesia pada tahun 2010 mencapai US$ 2,86 miliar yang memang kurang lebih sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandingkan dengan ekspor udang Indonesia tahun 2009 sempat mencapai 1,07 miliar, namun tahun 2010 cenderung stagnan hanya menembus US$ 1,056 miliar.
"Melihat angka ini terlihat India sudah menyalip," katanya.
Hingga kini negara pengekspor perikanan tersebesar adalah China yang menembus US$ 13,3 miliar pada tahun 2010. Posisi Indonesia hanya berada di nomor 12 yang terus dibuntuti oleh India. Sementara itu negara kedua pengekspor terbesar perikanan adalah Norwegia US$ 9,86 miliar, dibuntuti Thailand US$ 6,9 miliar, kemudian Vietnam, Amerika Serikat, dan Denmark.
Meski kurang berprestasi dalam kinerja ekspor perikanan, namun dari sisi produksi Indonesia masuk tiga besar negara dengan penghasil produk perikanan terbesar. Tahun 2010 produksi perikanan Indonesia mencapai 11 juta ton termasuk di dalamnya 3 juta ton rumput laut.
(hen/dnl)











































