Makin Mesra, RI-Korea Godok Perdagangan Bebas Bilateral

Makin Mesra, RI-Korea Godok Perdagangan Bebas Bilateral

- detikFinance
Kamis, 22 Des 2011 15:20 WIB
Makin Mesra, RI-Korea Godok Perdagangan Bebas Bilateral
Jakarta - Indonesia dengan Korea Selatan bakal semakin erat dengan digodoknya perdagangan bebas komprehensif secara bilateral atau Korea-Indonesia Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Kedua negara telah membentuuk Pembentukan Joint Study Group (JSG).

"CEPA juga memberikan lebih banyak peluang investasi dan akses pasar yang lebih besar bagi produk ekspor Indonesia," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/12/2011)

Berdasarkan hasil JSG disimpulkan bahwa dengan mempertimbangkan liberalisasi high sensitive list dan sensitive list dalam ASEAN-Korea FTA saja, Indonesia-Korea CEPA akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan sebesar US$ 7,97 juta dan peningkatan PDB sebesar 0,03 % bagi Indonesia. Sementara Korea akan mengalami peningkatan kesejahteraan sebesar US$ 1,5 miliar dengan pertumbuhan PDB sebesar US$ 0,13%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil studi bersama itu juga, menyimpulkan dengan mempertimbangkan peningkatan produktivitas dari beberapa sektor utama dalam kerangka CEPA termasuk trade in goods, trade in services, investment dan economic cooperation, maka Indonesia akan memperoleh peningkatan kesejahteraan sebesar US$ 10,6 miliar dengan pertumbuhan PDB sebesar 4,37%.

Rencananya hasil JSG Indonesia-Korea juga akan disosialisasikan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan di beberapa daerah provinsi di Indonesia.

Selama ini total Perdagangan Indonesia-Korea Selatan pada tahun 2010 mencapai US$ 20,3 miliar dengan nilai ekspor sebesar US$ 12,5 miliar dan impor sebesar US$ 7,7 miliar, atau naik 57,36% dibanding total perdagangan pada tahun 2009 sebesar US$ 12,8 miliar.

Selama periode Januari-September 2011, total perdagangan kedua negara berjumlah sebesar US$ 21,2 miliar atau naik 47,47% dibanding periode yang sama pada tahun 2010 yakni sebesar US$ 14,4 miliar. Tren total perdagangan kedua negara selama 5 (lima) tahun terakhir (2006-2010) positif sebesar 15,97%.

Neraca perdagangan Indonesia dengan Korea sejak tahun 2006 hingga 2010 menunjukkan bahwa Indonesia mengalami surplus dalam perdagangan. Neraca perdagangan tahun 2010 surplus bagi Indonesia sebesar US$ 4,8 miliar, atau naik 43,1% dibandingkan dengan tahun 2009 yang tercatat surplus sebesar US$ 3,4 miliar.

Sementara, untuk periode Januari-September 2011, Indonesia mengalami surplus sebesar US$ 2,6 miliar, atau turun 21% dibandingkan periode yang sama tahun 2010 yaitu surplus sebesar US$ 3,2 miliar.


(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads