Menteri Perindustrian MS Hidayat akan mencari jalan keluar dari kondisi tersebut diantaranya dengan program konversi bahan bakar kendaraan produksi tahun 2012 ke Bahan Bakar Gas (BBG).
"Saya dari timnya karena produksi mobil tahun ini saja 880 ribu unit, motor 7,5 juta unit," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (2/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang akan kena pembatasan nanti, eh akan dikonversi ke gas nanti kendaraan umum dulu. Nanti disiapkan Liquid Gas for Vehicle (LGV)," jelasnya.
Namun, selama satu tahun ini, Hidayat menyatakan akan mengimpor konverter kit. Pasalnya, sampai saat ini Indonesia belum memproduksi alat tersebut.
"Konverter kitnya kami mau bikin sendiri tapi tahun ini mungkin sebagian masih impor. Tapi setelah itu kami bikin produksi dalam negeri. Seperti elpiji itu loh, tabung gas," tandasnya.
(nia/hen)











































