Demikian disampaikannya dalam acara Roundtable Kelautan dan Perikanan di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (05/01/2012)
"Itu bagus, kita wajib dukung dan harus berani investasi, tapi kita juga harus realistis. Itukan hobi anak-anak untuk membuat mobil yang komponennya diambil dari sana, sini lalu di rakit, bagaimana? Apa bisa mereka produksi mesin segitu banyak, kan gak mungkin juga," katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu kalau mau produksi, komponen-komponennya siapa produsennya, yang bikin lampu, bikin mesin, dashboard-nya. Itukan bukan buatan mereka (anak SMK)," ujarnya
"Tapi itu sangat bagus (mobil Esemka) kita wajib mendukung, keberpihakan kepada produk nasional, industri nasional serta lapangan kerja nasional," katanya
Mobil Esemka dibuat oleh siswa SMK Negeri 2 Surakarta itu dan SMK Warga Surakarta. Untuk membuat 1 unit Esemka memakan waktu 4 bulan lamanya. Hal itu karena para anak SMK masih manual dan belum secanggih mesin produsen mobil di Indonesia.
Penggunaan Esemka oleh Walikota Solo Joko Widodo telah membuat hingar bingar pemberitaan di tanah air dalam 2 hari terakhir.
(hen/hen)











































