Demikian disampaikan oleh Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Victor P. H. Nikijuluw dalam acara Roundtable Kelautan dan Perikanan di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (05/01/2012)
"Kami menargetkan di tahun 2012 ekspor udang double, baik volume menjadi 300.000 ton maupun nilai menjadi US$ 2 miliar. Nilai ekspor udang pada 2011 mencapai US$ 1,2 miliar dengan volume sekitar 150.000 ton," katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah juga terus mendorong agar produk-produk yang di ekspor itu dalam bentuk olahan sehingga memiliki nilai tambah seperti udang olahan (beku dan kaleng), tuna, cakalang (kaleng, beku, segar), rumput laut, kepiting, sardin kaleng, lobster hidup, kerapu hidup, teripang, cumi, sotong, gurita, dan filet.
"Negara tujuan ekspor udang masih tetap ke Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Dan yang terbaru ini China, katanya, membutuhkan impor udang 1 juta ton setiap tahun," katanya
(hen/hen)











































