Padahal pemerintah menargetkan swasembada gula nasional pada 2014 yakni mencapai 5,7 juta ton. Namun beberapa kendala seperti belum tersedianya lahan dan pembangunan Pabrik Gula baru yang masih menjadi masalah.
"Kendala utama masih belum teratasi, yakni penyediaan lahan, pembangunan pabrik gula baru dan revatilisasi pabrik gula," kata Dirjen Perkebunan Gamal Nasri, di Kantornya, Ragunan, Jakarta, Senin (9/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun karena permasalahan tersebut belum teratasi secara tuntas, maka target dikoreksi menjadi 2,70 juta ton," ungkapnya.
Jumlah produksi 2,70 juta ton tersebut kata Gamal diharapkan masih mampu memenuhi kebutuhan gula untuk konsumsi langsung. "Dengan produksi tersebut, neraca perdagangan untuk tebu/gula sampai triwulan III 2011 mengalami minus US$ 1,19 miliar dengan capaian luas areal tebu mencapai 447,32 hektar dengan produksi 2,23 juta ton atau 82,59% dari target," paparnya.
Diungkapkan Gamal lagi, Pemerintah menargetkan swasembada gula pada 2014 dengan produksi gula diproyeksikan mencapai 5,7 juta ton yang terdiri atas 2,96 juta ton untuk konsumsi langsung masyarakat (rumah tangga) dan 2,75 juta ton untuk keperluan industri.
(hen/hen)











































