Menteri Perindustrian, MS Hidayat mengatakan converter kit akan di produksi swasta dan BUMN nasional, namun jika ada kekurangannya akan diimpor dari negara-negara seperti Italia dan Argentuna.
"Converter, prinsipnya akan diproduksi nasional, BUMN sama swasta, lalu kekurangannya akan diimpor. Karena harus bergerak cepat sekarang. Sudah meminta pada beberapa BUMN seperti PT Pindad, PT DI, dan dari swasta yang sudah punya sertifikat internasional ISO, mau kita undang untuk bicara," katanya di sela-sela acara Groundbreaking PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, Cilegon, Banten, Rabu (18/1/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap bulan baru tersedia 3000 sampai 4000, padahal kalau ini jadi dicanangkan butuh total 250.000 untuk converter itu. Kekurangan yang akan dimpor, tapi saya belum, saya baru menginventarisir dari perusahaan nasional bisa berapa, baru nanti sisanya untuk kita impor," katanya
Terkait dengan penyataan Menteri ESDM,Jero Wacik agar mobil baru produksi 2014 akan memakai komponen BBG, Hidayat mengatakan bahwa pihaknya masih akan mengundang seluruh agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk membicarakannya.
"Ya nanti dari perindustrian akan mengundang seluruh ATPM akan diberi penunjukan agar tahun 2014 itu kira-kira sudah dipasang converter kit," ujarnya.
(hen/hen)











































