100.000 Lowongan Dibuka Untuk Bangun Pabrik Baja Krakatau Posco

100.000 Lowongan Dibuka Untuk Bangun Pabrik Baja Krakatau Posco

- detikFinance
Rabu, 18 Jan 2012 17:20 WIB
100.000 Lowongan Dibuka Untuk Bangun Pabrik Baja Krakatau Posco
Cilegon - Perusahaan patungan Krakatau Steel dan Pohang Steel Corporation (Posco) asal Korea Selatan membangun pabrik baja baru yang selesai di 2013. Pembangunan pabrik ini menyerap 100 ribu tenaga kerja.

Demikian disampaikan oleh Perindustrian MS Hidayat setelah Rapat Paripurna Istimewa Penandatanganan Perjanjian antara Pemkot Cilegon dengan PT Krakatau Steel tentang Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Pabrik Baja PT Krakatau Posco dan Pelabuhan Pemerintah Kota Cilegon, Banten, Rabu (18/01/2012).

Perusahaan patungan bernama Krakatau Posco tersebut akan segera membangun pabrik baja yang akan memproduksi 3 juta ton slab per tahun mulai akhir 2013. Lalu juga akan menghasilkan plat baja sebanyak 1,5 juta ton untuk kebutuhan pasar dalam negeri dan sisanya untuk kebutuhan produksi Krakatau Steel dan Posco.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dimulainya kerjasama dan investasi US$ 6 miliar itu dibagi 2 tahap, sekarang sudah 11%, tadi saya lewat sana. Seluas 300 hektar sudah dimulai pembangunannya. Dengan demikian kebutuhan akan produk impor yang selama ini terjadi, selanjutnya akan dapat dipasok oleh produk dalam negeri," katanya

Kebutuhan pasar dalam negeri untuk produk baja diperkirakan meningkat 12% sampai 15% per tahun. Konsumsi baja per kapita diantisipasi akan meningkat dari 48 kg di 2010, menjadi 57 kg di 2015. Dengan berdirinya pabrik ini diharapkan akan menyerap tenaga kerja dari lokal.

"Ya selama masa konstruksi mempekerjakan lebih kurang 100.000 orang, kalau masa konstruksi ya 1 tahun. Lalu dia berjanji setelah itu memberikan kesempatan kepada pegawai buruh, diutamakan lokal. Lalu juga suplier yang juga jumlahnya bisa ratusan nanti. Dan saya meminta juga nanti dari partner lokal, Indonesia nanti. Jadi pertumbuhan ekonominya nanti bisa tumbuh, bisa mempekerjakan banyak orang," katanya

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads