Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto berpendapat pembatasan subsidi BBM yang dilakukan pemerintah perlu didukung.
"Kadin bukan tidak anti subsidi, namun guna efisiensi dan subsidi tepat sasaran, dan kami melihat harga minyak dunia yang terus bergejolak, kami mendukung upaya pemerintah untuk pembatasan subsidi," ujar Suryo, saat Rapat Dengar Pendapat dengan Kadin, Apindo, UMKM dan Gaikindo dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (18/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suryo, mencontohkan ketika era Presiden Soeharto, subsidi kelapa sawit hanya satu kali saja, namun dampaknya seperti saat ini Indonesia menjadi negara terbesar pengekspor kelapa sawit.
Berbeda dengan Suryo, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Anton Djoenoes Supit, lebih memilih agar pemerintah menaikan harga BBM secara bertahap.
"Kita dari Apindo tidak masalah kalau harga BBM naik, tapi secara bertahap, bahkan mulai Rp 1000 naiknya pun tidak masalah," ujar Anton.
Menurut Anton, kenapa pihaknya tidak mendukung upaya pemerintah pembatasan BBM, karena kebutuhan Pertamax tidak akan dapat memenuhi kebutuhan. "Saya rasa, Pertamax sulit untuk memenuhi kebutuhan Jawa, bahkan nasional," ujarnya.
Yang harus dilakukan pemerintah ujar Anton mengamankan BBM subsidi. "Pasalnya penyelundupan, penimbunan BBM subsidi masih marak terjadi," tandasnya.
(hen/hen)











































