Ia mengaku saat ini yang paling realistis, mobil Esemka hanya bisa diproduksi massal hingga 300 unit per bulan meskipun permintaanya kini sudah mencapai 5000 unit.
Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam Rapat Dengar Pendapat Kementerian Perindustrian bersama Komisi VI DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/01/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengungkapkan mobil Esemka bisa segera diproduksi begitu izin Emisi dan Nomor Identitas Kendaraan (NIK) keluar. Sejauh ini jumlah pemesan mobil Esemka sudah cukup banyak.
"Kalau izin itu segera keluar dan bisa diberi support, maka tahun ini kira-kira 500 unit mobil akan keluar tahun ini. Memang ini bukan manufaktur raksasa, tapi kami ingin menjadi industri rakyat, dan ke depannya mobil Esemka ini menjadi pemegang prinsipal," kata Joko
Mobil Esemka nantinya akan diproduksi oleh PT Solo Manufaktur Kreasi yang didukung oleh para Usaha Kecil Menengah (UKM) dari berbagai daerah seperti Pasuruan, Surakarta, Madiun, bekasi, Sukabumi, dan lainnya. Selain itu juga didukung oleh PT Solo Technopart.
(hen/hen)











































