MS Hidayat Tak Happy Ekspor RI ke China Naik 53%

MS Hidayat Tak Happy Ekspor RI ke China Naik 53%

- detikFinance
Rabu, 01 Feb 2012 19:25 WIB
MS Hidayat Tak Happy Ekspor RI ke China Naik 53%
Jakarta - Menteri Perindustri MS Hidayat mengaku tidak puas soal ekspor Indonesia ke China yang naik di 2011. Pasalnya, kenaikan ekspor itu lebih banyak bahan mentah ketimbang bahan jadi alias tak berkualitas dari sisi nilai tambah.

"Kalau ekspor kita ke RRC bahan mentah. Ekspor total mesti kita lihat kualitasnya juga, kalau mayoritas ekspor bahan mentah jangan happy dulu," tegasnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/2/2012).

Menurut Hidayat, industri perlu mengubah kinerjanya agar ekspor ke Negara Tirai Bambu tersebut dan negara lain sudah berupa barang jadi sehingga ada nilai tambah yang didapat oleh negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kinerja perindustrian harus mengubah itu step by step menjadi baranng jadi," pungkasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor tertinggi di 2011 adalah komoditas bahan bakar mineral dengan nilai US$ 27,44 miliar dan lemak minyak hewani nabati dengan nilai US$ 21,66 miliar.

Negara tujuan barang ekspor non migas Indonesia terbesar adalah China dengan nilai US$ 21,6 miliar naik 53,36% dari US$ 14,08 miliar di 2010, Jepang US$ 18,33 miliar, dan Amerika Serikat dengan nilai US$ 15,69 miliar, ASEAN US$ 32,22 miliar, serta Uni Eropa US$ 20,45 miliar.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads