"Kita lagi berupaya mengoptimalkan pembelian stok (petani garam petani) yang masih ada. Importasi dilakukan sesuai posisi supply dan demand. Mungkin impor pada bulan Maret (2012)," Direktur Kimia Dasar Kementerian Perindustrian Tony Tanduk kepada detikFinance, Senin (13/2/2012)
Ia mengatakan impor garam konsumsi diperkirakan akan mencapai 700.000 ton. Proses pemasukannya tidak dilakukan sekaligus namun secara bertahap. Alasan impor karena stok garam konsumsi diperkirakan akan hanya sampai Februari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh saat dikonfirmasi mengatakan kementeriannya belum menetapkan berapa kuota impor garam yang akan dikeluarkan untuk 2012.
"Kuota impor garam belum ditetapkan," kata Deddy.
Sebagai catatan pada tahun lalu kuota impor garam konsumsi sebanyak 1.040.000 ton. Dari jumlah itu hanya terserap sebanyak 923.000 ton garam impor.
Realisasi yang tak sesuai kuota itu karena terjadi kisruh soal membanjirnya garam impor yang membuat petani protes, sehingga pemerintah menghentikan impor garam di Agustus 2011.
(hen/dnl)











































