Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian MS. Hidayat di kantornya, Jakarta, Jumat (2/3/2012).
"Di pasar nanti range-nya 500 ribu (unit). Kalau harganya di bawah US$ 10.000 atau di bawah Rp 100 juta," jelas Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (4 produsen) menyediakan dana US$ 1,8 miliar dan akhir tahun ini akan masuk ke Indonesia dan dia akan menyerap banyak tenaga kerja baik di industri komponen maupun perakitannya," tuturnya.
Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan memberikan insentif cukai kepada produsen mobil ramah lingkungan (low cost green car).
"Pemerintah memutuskan pemberian insentif berupa keringan cukai bagi produsen otomotif yang dapat membuat kendaraan atau produk-produk low cost green car yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar dan murah," kata Hatta.
Tujuannya, kata Hatta tidak lain untuk mendorong penggunaan kendaraan industri dalam negeri.
"Kita tadi sudah sepakat dengan Menteri Keuangan, untuk menyikapinya dengan cukai, sehingga dapat mendorong penggunaan kendaraan low cost green car di industri-industri dalam negeri," kata Hatta.
Seperti diketahui program mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car) merupakan program kementerian perindustrian. Kabarnya mobil ini akan meluncur tahun depan bekerjasama dengan Daihatsu sebagai prinsipal. Komponen dan desain dari mobil yang kabarnya memiliki kapasitas 1200 cc ini dibuat oleh orang Indonesia.
Kementerian perindustrian juga punya program mobil untuk masyarakat pedesaan yang dibandrol di bawah Rp 50 juta dengan kapasitas 700 cc. Merek mobil GEA besuan PT INKA menjadi penyuplai program mobil ini yang ditargetkan tahun 2014 sudah bisa diproduksi massal.
(dnl/ang)











































