Sementara, untuk mesin cuci direncanakan sebanyak 140.000 unit/bulan atau 1.680.000 unit/tahun. Direncanakan pabrik ini dibangun mulai Juni 2012 dan beroperasi pada 2013 dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.200 orang.
"Dengan investasi sebesar Rp 1,2 triliun, pabrik ini dirancang menjadi super green factory yang mengantongi sertifikat ISO 14000 dalam bidang lingkungan dan ISO 9001 dalam bidang quality," kata President Director PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) Fumihiro Irie saat ditemui di Grand Ballroom, Kempinski, Jakarta, Kamis (15/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fumihiro menegaskan tidak akan menaikkan harga produk elektroniknya. Meskipun pada 1 April 2012 akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi.
Pihaknya sudah mengetahui dan memiliki perencanaan akibat kenaikan BBM subsidi pada April mendatang. Ia menyebutkan sebagai perusahaan elektronika akan ada upaya pengurangan biaya lain agar tidak berpengaruh terhadap pendapatan.
"Ini kan upaya pengusaha seperti mengurangi cost lain sehingga tidak ada pengaruhnya dalam harga. Kita belum ada rencana menaikan harga. Meskipun memang ada pengaruhnya dalam biaya operasional," kata Fumihiro.
Sharp sudah memperhitungkan dan tidak akan terkejut dengan kebijakan penerapan kenaikan BBM subsidi. Untuk meningkatkan produksi, Sharp juga akan memaksimalkan 335 service center yang ada di Indonesia.
"Kita juga memiliki 30 cabang di seluruh Indonesia. Ini yang kan berperan dalam penjualan elektronik Sharp," sebutnya.
(hen/hen)











































