"Investasi ke depan sebesar US$ 330 juta," ujar Chief Executive PT Bosowa Metal Industri Munafri pada penandatangan MOU pembelian listrik dari PLN di kantor PLN Pusat, Jakarta, Kamis (22/03/2012).
Bosowa membutuhkan pasokan listrik sebesar 75 megawatt (MW), dan PLN menyatakan kesediaannya untuk memasok kebutuhan listrik tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Munafri mengatakan, pembangunan pabrik ini juga mendukung upaya pemerintah dalam program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan (MP3EI), terutama di Kawasan Timur Indonesia.
"Dengan adanya smelter ini, kita berharap ada ketersediaan bahan baku nikel mencukupi untuk program pembangunan khususnya MP3EI koridor Sulawesi," tutur Munafri.
Saat ini, anak usaha PT Bosowa yang lainnya yaitu PT Bosowa Energy juga hampir merampungkan pembangunan PLTU Jeneponto 2x125 MW senilai US$ 250 juta. Diharapkan dengan beroperasinya PLTU ini bisa mencukupi kebutuhan listrik di Sulsel.
(zul/dnl)











































