Bisnis RNI, dari Kondom Hingga Ternak 20.000 Sapi di Lahan Sawit & Tebu

Bisnis RNI, dari Kondom Hingga Ternak 20.000 Sapi di Lahan Sawit & Tebu

- detikFinance
Minggu, 22 Apr 2012 11:03 WIB
Bisnis RNI, dari Kondom Hingga Ternak 20.000 Sapi di Lahan Sawit & Tebu
Jakarta - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mulai merambah bisnis peternakan sapi di kawasan perkebunan tebu dan sawit. Tahun ini saja, perusahaan plat merah ini menargetkan mengelola peternakan 2000 ekor sapi, hingga 20.000 ekor.

"Nanti akhir 2012 ini kita targetkan ada 2000 sapi," ujar Dirut PT RNI Ismed Hasan Putro, di Mojokerto, Minggu (22/4/12).

Sapi-sapi itu nantinya akan diternak di lahan perkebunan sawit anak usaha perseroan antaralain di Palembang milik PT Mitra Ogan, dan perkebunan tebu di Cirebon dan Subang milik PT Jati Tujuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun ini kita sedang proses 2012 akhir 2000 ekor, 500 sate (sapi tebu) dan 1500 sapi sawit," paparnya.

Ismed mengatakan, total investasi yang dikeluarkan berasal dari dana internal sekitar Rp 16 Miliar, jika menghitung dengan asumsi harga sapi Rp 8 juta. Sampai sekarang sudah ada 400 sapi yang dibagi menjadi sapi sawit dan sapi tebu.

"Ya hitung saja 2000 dikalikan Rp 8 juta, kita pukul rata saja harga sapi itu 8 juta. Dana nya masih dana internal," ungkapnya.

Ismet merencanakan akan melakukan ekspansi peternakan sapi ini sebanyak 20 ribu ekor hingga akhir 2014, "Yang terbagi menjadi 15 ribu sapi sawit dan 5 ribu sapi tebu," katanya.

Dari situ, PT RNI menunjuk anak perusahaannya Rajawali Nusindo untuk memasarkan daging sapi yang telah dipotong, dan juga PT Rajawali Tanjung Sari (Pabrik kulit, anak usaha PT RNI) bisa memanfaatkan kulit dari sapi yang telah dipotong itu guna menekan angka impor bahan baku.

"Kalau kulit sapinya bagus kita kan men-support bahan baku di Tanjung Sari. Bayangkan kalau kita memotong 14 ribu, kulitnya nanti akan saya tampung. Dan dagingnya juga nanti yang akan memasarkan PT Rajawali Nusindo," pungkasnya.


(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads