Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Asosisasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO) Franky Welirang di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
"Jadi industri tepung terigu yang saat ini ada 18, akan meningkat menjadi 23, jadi memang kita sudah laporkan kepada Menteri Perindustrian bahwa pertumbuhan investasi industri tepung terigu sangat kondusif," ungkap Franky seusai menemui Menteri Perindustrian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk pabrik yang lain adalah PT Sarana Prima Makmur Sejahtera, PT Tarlindo Makmur Abadi, PT Istana Kanya, dan PT Bungasari Flour Mills.
Lebih lanjut lagi Franky menuturkan apabila di 2013 pertumbuhan pasar konsumen tepung terigu mencapai 7%, itu nilainya sama dengan pembangunan pabrik baru.
"Jadi kalau anda bisa hitung kalau 6,3 juta ton giling kalau dia tumbuh 6 sampai 7% secara kasar, itu sama dengan 1 pabrik tepung terigu jadi sama dia dengan industri semen ,kalau nambah berapa persen dia nambah satu pabrik," ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat membenarkan akan adanya pabrik baru yang dibangun di Indonesia pada tahun ini karena nilai tambah industri tepung terigu di Indonesia melonjak tinggi.
"Mereka tadi menyampaikan bahwa value added industri terigu di dalam negeri itu melonjak tinggi, sehingga dalam tempo satu tahun ini akan ada 5 pabrik baru yang beroperasi. Sehingga total indusrti terigu kita akan ada 23," ungkap Hidayat.
"Dengan kondisi ini bertambahnya value added, Indonesia akan dijadikan basis produksi industri terigu untuk memasok Asia Timur," tutupnya.
(zul/dnl)











































