Rajin Belanja Pesawat, Impor RI Melonjak dari AS

Rajin Belanja Pesawat, Impor RI Melonjak dari AS

- detikFinance
Selasa, 01 Mei 2012 16:24 WIB
Rajin Belanja Pesawat, Impor RI Melonjak dari AS
Jakarta - Tingginya belanja pesawat untuk kebutuhan maskapai dalam negeri, nilai impor Indonesia dari Amerika Serikat (AS) melonjak tajam. Bahkan Negeri Paman Sam ini berhasil menduduki peringkat ketiga menggeser Singapura yang selalu menduduki peringkat tersebut setelah China dan Jepang.

Direktur Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Satwiko Darmesto saat ditemui di kantor BPS Pusat, Jalan Dr. Sutomo, Jakarta, Selasa (1/5/2012).

"Kalau dari AS itu impor kita yang besar adalah komponen pesawat terbang, Garuda beli, Merpati beli, Lion dan lain-lain sehingga di urutan Maret 2012 impor pesawat dari AS paling tinggi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data BPS, impor dari Amerika Serikat pada bulan Maret sebesar US$ 1,16 miliar. Sementara impor Singapura hanya senilai USD 882,1 juta.

Untuk impor kapal terbang, tren kenaikan nilainya mulai terlihat pada bulan Februari dan Maret. Pada bulan Februari nilai impor kapal terbang sebesar US$ 282,4 juta, sementara pada bulan Maret sebesar US$ 360,3 juta atau naik sebesar 27,58% sehingga total belanja pesawat ini dari bulan Januari hingga Maret 2012 sebesar US$ 823,6 juta.

Selain impor pesawat, Indonesia juga mengimpor kapal laut dan bangunan terapung dari negara Paman Sam dengan pertumbuhan sebesar 86.392 persen dari USD 197,4 ribu pada bulan Februari 2012 meningkat menjadi US$ 170,7 juta pada bulan Maret 2012.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads