Direktur Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Satwiko Darmesto saat ditemui di kantor BPS Pusat, Jalan Dr. Sutomo, Jakarta, Selasa (1/5/2012).
"Kalau dari AS itu impor kita yang besar adalah komponen pesawat terbang, Garuda beli, Merpati beli, Lion dan lain-lain sehingga di urutan Maret 2012 impor pesawat dari AS paling tinggi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk impor kapal terbang, tren kenaikan nilainya mulai terlihat pada bulan Februari dan Maret. Pada bulan Februari nilai impor kapal terbang sebesar US$ 282,4 juta, sementara pada bulan Maret sebesar US$ 360,3 juta atau naik sebesar 27,58% sehingga total belanja pesawat ini dari bulan Januari hingga Maret 2012 sebesar US$ 823,6 juta.
Selain impor pesawat, Indonesia juga mengimpor kapal laut dan bangunan terapung dari negara Paman Sam dengan pertumbuhan sebesar 86.392 persen dari USD 197,4 ribu pada bulan Februari 2012 meningkat menjadi US$ 170,7 juta pada bulan Maret 2012.
(nia/hen)











































