Hatta: Sebagian Pengekspor Hasil Tambang Tak Bayar Royalti

Hatta: Sebagian Pengekspor Hasil Tambang Tak Bayar Royalti

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 01 Mei 2012 18:49 WIB
Hatta: Sebagian Pengekspor Hasil Tambang Tak Bayar Royalti
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan dari sekian banyak perusahaan pengekspor hasil tambang baik itu yang sudah clean and clear ataupun tidak, sebagian besar tidak terdaftar sebagai pengekspor dan sebagian lagi tidak membayar royalti kepada negara.

"Dari sekian banyak perusahaan yang mengekspor, baik itu yang sudah clen and clear ataupun yang belum (tapi juga melakukan ekspor) sebagaian tidak terdaftar dan sebagian lagi tidak membayar royalti," ujar Hatta dikantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (1/5/2012).

Hal tersebut kata Hatta tidak boleh terjadi lagi dan untuk mencegahnya pemerintah akan mewajibkan perusahaan tersebut sudah memiliki atau dinyatakan sebagai perusahaan yang clean dan clear.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tidak boleh terjadi lagi, mereka wajib C&C (Clean dan Clear), kalau tidak C&C, dilarang eksploitasi, eksplorasi ataupun ekspor. Kemudian kewajiban kepada negara, royalti harus ada," tegas Hatta.

Untuk itu, karena sifatnya pada 2014 nanti kalau tidak memenuhi persyaratan tersebut Perusahaan tidak boleh ekspor.

"Karena ini sifatnya tidak boleh 2014, maka dari sekarang ekspor kita kendalikan, tidak boleh jor-joran. Maka mereka tidakboleh over eksploitation, over production sehingga merusak lingkungan, maka pemikiran untuk berikan sesuatui yg belum final, misalkan bea keluar yg disampaikan kementerian ESDM bukan dalam rangka mencari pendapatan tapi disentif karena harus kembangkan smelter dalam negeri," tukas Hatta.


Hatta: Sebagian Pengekspor Hasil Tambang Tak Bayar Royalti (rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads