Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta mengatakan, sebenarnya sudah lama BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) melakukan riset mobil listrik dan sudah ada beberapa hasilnya.
"Ada bus listrik, kemudian ada juga mobil golf listrik. Perguruan-perguruan tinggi juga banyak bikin mobil listrik. Cuma ada yang betul-betul kayak mobil sehingga bodinya berat. Jadi kalau skala-skala kecil sudah," jelas Gusti di kantor presiden, Jakarta, Kamis (3/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden juga sudah panggil 5 perguruan tinggi untuk bikin roadmap mobil listrik dan mereka harus memaparkan Mei atau Juni ini. Perguruan tingginya adalah UGM, UI, ITB, ITS, UNS," kata Gusti.
SBY ingin mobil listrik sudah bisa dibuat pada 2014 dengan cara meningkatkan penelitian. Saat ini kendala utama penciptaan mobil listrik adalah pembuatan baterainya.
"Pada 2014 sudah mulai. Saya nantinya inginnya mobil yang sudah jadi itu mau saya pakai. Tapi nanti tulisannya mau saya ganti. Itu ditulis green car masyarakat nggak ngerti. Nanti saya mau tulis 'mobil listrik' di muka samping belakang. Mau saya pakai untuk pegawai-pegawai," tutur Gusti.
Untuk mempersiapkan pengembangan mobil listrik ini, bahkan pemerintah juga memikirkan penyiapan stasiun pengisian listrik untuk mobil listrik tersebut.
Sebelumnya saat membuka sidang kabinet di kantornya, SBY mengatakan dirinya ingin meningkatkan riset dan pengembangan proyek kendaraan ramah lingkungan dan juga kendaraan berbahan bakar listrik.
"Terlintas dalam pikiran saya, kita ingin terus tingkatkan research and development tapi untuk tujuan-tujuan khusus, reaserch khusus, misalnya harus ada tujuan ekstra di negeri ini, misalnya riset yang berkaitan dengan kendaraan ramah lingkungan atau green car atau electric car," ujar SBY.
(dnl/hen)











































