Setelah sebelumya perusahaan yang berkembang di Makassar itu telah membangun pabrik semen di Batam, Sulawesi, dan Banyuwangi.
"Kita akan bangun pabrik semen juga di Sorong dan Cilegon, Sorong itu bulan depan sudah mulai bangun," ungkap CEO Bosowa, Erwin Aksa disela-sela acara ground breaking pabrik semen di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (7/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Sorong Rp 500 Miliar, kapasitas 500.000 ton, di Cilegon, kapasitas 2 juta, total inves Rp 800-900 Miliar," papar Erwin.
Erwin menuturkan proyek pembangunan pabrik semen di Sorong akan menghabiskan waktu sekitar 1,5 tahun bersamaan dengan rampungnya pabrik semen di Banyuwangi.
"Kalau cilegon 2 tahun lah karena proses pembebasan tanahnya masih proses penyelesaian," ujarnya.
Ia menambahkan, Bosowa akan mengembangkan pabrik yang telah ada yaitu menambah kapasitas produksi pabrik semen Bosowa Maros di Sulawesi Selatan. Perluasan pabrik ini persis berdampingan dengan pabrik yang telah ada di Maros. "Itu ekstension dari Maros yang sudah ada, disampingnya," ungkap Erwin
Untuk tiga tahun ke depan, pabrik semen Bosowa Maros akan mengembangkan produksi sebesar 3 juta ton per tahun, dengan menghabiskan biaya senilai Rp 2,5 Triliun. "Kita juga akan bangun 3 juta ton di Sulawesi tahun ini, totalnya Rp 2,5 Triliun," pungkasnya.
(zlf/hen)










































