Belakangan diketahui serpihan pesawat SSJ 100 baru saja diketemukan Tim SAR di Lereng Gunung Salak, Bogor.
SSJ 100 hingga saat ini baru digunakan oleh dua maskapai penerbangan sipil yakni maskapai Rusia Aeroflot dan maskapai Armenia Armavia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan perusahaan penerbangan Armavia dari negara Armenia menjadi maskapai yang menggunakan SSJ 100 untuk pertama kalinya. Pesawat itu akhirnya dinamakan Yuri Gagarin yang diambil dari seorang nama astronot. Armavia hingga kini masih menggunakan pesawat tersebut dalam operasionalnya.
SSJ 100 adalah pesawat jarak jauh dengan kemampuan regional di mana berkapasitas kurang lebih 100 penumpang. SSJ 100 dikembangkan sekaligus didesain serta diproduksi Sukhoi Civil Aircraft Company (SCAC) yang bekerjasama dengan Alinea Aeronautica.
Sukhoi Civil Aircraft Company merupakan anak usaha dari United Aviation Corporation yang memproduksi pesawat sipil.
Siapa yang tak kenal Sukhoi? Unit militernya Sukhoi sudah sangat terkenal dengan pesawat tempur yang memiliki kemampuan bermanuvernya. RI sendiri telah memiliki beberapa pesawat tempur produksi Sukhoi.
Bagaimana rekam jejak pesawat penumpang? Ya melalui pesawat SSJ 100 inilah pabrikan Rusia itu berharap banyak. SSJ 100 telah berhasil menjalani penerbangan perdananya pada Mei 2008. Pesawat ini mempunyai kemampuan kecepatan terbang maksimum 0.81 kecepatan suara (Mach 0.81) dan mencapai ketinggian 40.000 feet.
(dru/dnl)











































