Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengungkapkan pihaknya masih harus menyamakan persepsi dengan perusahaan-perusahaan produsen mobil di Indonesia.
"Tadi belum bicara soal angka atau jenis insentif, kita hanya menyamakan persepsi," ungkap Budi kepada wartawan usai melakukan rapat tertutup dengan Menteri Perindustrian di kantornya, Selasa (15/5/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah kalau itu kita bisa diproduksi dalam jumlah massal, harganya juga bisa lebih murah, kita mau bergerak ke arah situ, jadi harus ada reward-nya lah," paparnya.
Budi mengakui akan melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan perusahaan mobil lainnya seperti Honda, Daihatsu, dan perusahaan mobil Eropa seperti VW, Mercedes, Audi.
"Kemarin saya ke Bali, Indonesian - European Automotive Business Dialogue, yang dateng Mercedes, CEO VW Indonesia, Direksi BMW, Audi," jelasnya.
Seperti diketahui Presiden SBY berniat mengembangkan mobil hybrid di Indonesia. SBY telah membentuk tim didalamnya ada Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Menteri Keuangan Agus Martowardojo untuk bernegosiasi dengan prinsipal mobil antaralain Toyota.
(zul/hen)











































