Kurang Promosi, Kondom Meong Milik BUMN Tak Laku

Kurang Promosi, Kondom Meong Milik BUMN Tak Laku

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 21 Mei 2012 15:31 WIB
Kurang Promosi, Kondom Meong Milik BUMN Tak Laku
Jakarta - Produsen kondom, PT Mitra Rajawali Banjaran mengalami kendala untuk memasarkan produk kondom merek Artika dan Meong. Kurangnya promosi menyebabkan perusahaan ini tidak bisa meraup untung besar karena produknya kurang laku.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro mengatakan anak usahanya ini mengalami masalah dalam manajemen promosi produk mereka. Hasilnya banyak produk kondom yang terbengkalai dan tak terjual alias tak laku.

"Intinya kurang promosi untuk produk Artika ini," ungkap Ismed kepada detikFinance, disela-sela kunjungan kerja, Senin (21/5/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ismed menuturkan untuk melancarkan program promosi, ia akan mengubah kemasan kondom agar lebih menarik dan diminati banyak orang. Selain itu, beberapa waktu ke depan pihaknya merencanakan untuk memasang iklan di beberapa media cetak maupun elektronik.

"Kita ingin buat design packaging itu lebih eye catching, dan Iklannya harus massive, kalau nggak, kita nggak bisa penetrasi pasar," terangnya.

Ismed menjelaskan pihaknya akan terus mengembangkan jaringan pemasaran untuk menjaga kelangsungan perusahaan anak usahanya ini. "Kita juga akan memperbanyak dan memperluas distribusi selain Rajawali Nusindo dan Kimia Farma," katanya.

Saat ini kondom produksi RNI menguasai pasar 2% dari pangsa pasar kondom di Indonesia. Sementara 98% sisanya dikuasai oleh kondom impor bermerek Sutera, Fiesta, Durex dan lain-lain.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads