Direktur Jendral Industri Agro Kementerian Perindustrian Benny Wahyudi optimistis pertumbuhan industri makanan dan minuman akan kembali naik menjelang triwulan II-2012 sampai triwulan IV.
"Outlook untuk kuartal II saya duga akan berada di angka 5-7% karena menjelang hari raya Idul Fitri," kata Benny di sela-sela acara Pameran Makanan dan Minuman di Kementerian Perindustrian, Jl Gatot Subroto, Selasa (22/5/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Franky Sibarani pernah mengatakan penurunan kinerja di sektor makanan sudah diraba oleh pelaku industri mendekati akhir tahun lalu.
"Itu sesuai dengan perkiraan terakhir sebesar 8%. Memang targetnya 10-13%, banyak kendala tahun lalu," kata Franky
Mengenai pasokan gula rafinasi untuk industri makanan, Benny Wahyudi mengungkapkan keterlambatan masuknya gula impor tidak menghambat laju dari pertumbuhan industri makanan dan minuman.
"Tidak akan ada dampak terhadap industri gula terlambatnya impor gula, sebab industri menggunakan gula rafinasi," ungkap Benny.
Benny menuturkan untuk industri makanan dan minuman mayoritas menggunakan gula rafinasi, sedangkan pasokan gula impor digunakan untuk konsumsi. Saat ini ketersediaan gula untuk industri masih tergolong cukup dan aman. Pemerintah juga belum berencana untuk kembali mengimpor gula untuk industri.
"Belum ada penambahan impor gula untuk industri. Selain itu belum ada keluhan, Insya Allah aman," tandasnya.
(zlf/hen)











































