Kejar Laba, BUMN Gula Tingkatkan Standar Tebu Petani

Kejar Laba, BUMN Gula Tingkatkan Standar Tebu Petani

- detikFinance
Minggu, 27 Mei 2012 12:14 WIB
Kejar Laba, BUMN Gula Tingkatkan Standar Tebu Petani
Malang - Pabrik Gula milik BUMN terus memperbaiki diri meningkatkan kapasitas produksi gula.

Dirut PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Ismed Hasan Putro mengatakan pihaknya berkomitmen penuh meningkatkan kualitas tebu yang masuk ke pabrik gula pada musim giling tahun 2012 sehingga dapat meningkatkan rendemen tebu dan juga kesejahteraan petani tebu dari sistem bagi hasil.

"Kita minta perbaikan kualitas bibit dan tebu dari petani," ungkapnya di PG Krebet Baru Malang, Minggu (28/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui kualitas tebu yang masuk ke pabrik gula sangat menentukan tingkat redemen gula tebu yang dihasilkan. Ismed mengatakan pihaknya telah menerapakan standar kualitas tebu yang masuk di pabrik gula milik RNI.

"Dua hari lalu saya ke Pabrik Gula Redjo Agung Madiun, saya menemukan kualitas tebunya luar biasa bersih. Jadi tidak ada lagi tanah dan tidak ada lagi daun. Kita punya alat monitoring yang bisa mengetahui gula ini bersih atau tidak. Begitu kita ketahui ada yang kotor, kita langsung coret pakai kapur dan kita tolak," sambungnya.

Ditempat yang sama, dari himpunan kelompok petani tebu yaitu Sekretaris KUD Gondang Legi Malang, Ismail Yasin menyambut baik ketentuan kualitas tebu yang harus dikirim ke pabrik gula milik RNI. Tetapi dia mengatakan jika petani harus mengirim tebu yang berkualitas. Menurutnya juga harus diikuti dengan kesejahteraan dari para petani.

"Jika petani sudah siap dengan pola peningkatan kualitas ini, juga harus dibarengi dengan peningkatan pendapatan dari petani," kata Ismail.

Pada musim giling tahun 2012, 10 PG milik RNI menargetkan produksi 168.000 ton gula setelah dikurangi gula milik petani dan menargetkan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 100 miliar.

(feb/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads