"Kami siap meneruskan laporan ini, dan kami juga meminta dokumen segera dilengkapi jika diperlukan," kata Kepala Auditorat VII Pemeriksaan yang membawahi BUMN, Andi K. Lologau kepada detikFinance dalam pertemuan dengan Solidaritas Pekerja Merpati, Senin (28/5/2012).
Andi menambahkan, pemeriksaan awal akan berlangsung selama 10 hari kerja dan maksimal pemeriksaan lanjutan akan bergulir selama 30 hari ke depan. "Jika dokumen segera lengkap, maka semakin cepat," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Deputi Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto, katanya, telah membujuk Rudy Purnomo untuk menangani Merpati. Kemudian sepakat menunjuk Rudy sebagai Komisaris Utama untuk mempelajari kondisi internal Merpati terlebih dahulu.
"Dari statement Rudy, perusahaan dianggap tidak memiliki panduan mengeruk laba, dari menggaet konsumen, menetapkan rute potensial, mengkaji jenis pesawat apa yang paling cocok, hingga selalu didengungkan ke eksternal, bahwa kerugian Merpati sampai Rp 3 miliar perhari," sanggah Ery.
Padahal yang terjadi, Merpati terus berjuang sejak 2008 untuk tetap eksis meski tanpa penambahan modal dari pemerintah. Dibawah kepemimpinan Sardjono Jhony, sejak jadi Dirut pertanggal 27 Mei 2010, selama 18 bulan sejak Mei 2010 sampai Desember 2011, Merpati terbukti banyak berubah.
"Merpati mengalami masa survival tanpa bantuan dana, jadi praktis mulai awal 2012 ini baru dimulai tahap Business Plan yang sebenarnya yaitu Tahap Rekondisi dan beriringan dengan Tahap Recovery," paparnya.
(wep/dru)











































