Ismed mengatakan, hal ini perlu dilakukan untuk memotivasi direksi sampai petani agar bisa bekerja lebih keras untuk kelangsungan pabrik gula salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.
"Kita perlu melakukan ini. Saya hanya 2 hari di holding, sisanya ke pabrik-pabrik dan kebun. Minggu depan saya ke Jawa timur dan Yogyakarta, ngunjungin pabrik yang disana," ungkap Ismed kepada detikFinance saat melakukan kunjungan ke pabrik gula di Cirebon bersama Menteri BUMN, Jumat (1/6/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melakukan ini untuk memperbaik kinerja dalam tubuh pabrik, salah satunya biar nggak ada yang ngentit (korupsi) uang lagi," tuturnya.
Selama 2 bulan Ismed menjabat, perubahan dalam tubuh pabrik menuai hasil. Menteri BUMN Dahlan Iskan yang ikut meninjau pabrik gula di Cirebon terheran-heran melihat kondisi pabrik yang bersih.
Dahlan menuturkan pabrik gula milik BUMN memang belum semua berkinerja baik, khususnya pada bagian manajemen pabrik itu sendiri.
"Ada 22 pabrik yang harus di revitalisasi. Yang perlu diperbaiki pertama adalah manajemen, kedua yaitu manajemen, ketiga manajemen lagi," tutur Dahlan kepada detikFinance di hari yang sama.
"Sekarang sudah ada perubahan, lihat saja pabriknya sekarang bersih-bersih, pabrik gula itu kan biasanya kotor," imbuhnya.
(zul/ang)











































