Perketat Pelabuhan Impor, RI Kena Protes WTO

Perketat Pelabuhan Impor, RI Kena Protes WTO

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 04 Jun 2012 15:01 WIB
Perketat Pelabuhan Impor, RI Kena Protes WTO
Jakarta -

Pemerintah punya cara khusus melindungi produk dalam negeri dari gempuran produk impor. Antaralain dengan cara pembatasan pelabuhan impor untuk produk-produk impor tertentu termasuk hortikultura dan lain-lain.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan pemerintah Indonesia diprotes oleh World Trade Organization (WTO) atau organisasi perdagangan dunia soal tindakan itu yang dianggap sebagai proteksi perdagangan.

"Kalau perlindungan pasar, kewenangan law enforcement (penegak hukum) jadi keseluruhan kewenangan mereka untuk melakukan sweeping dan razia. Itu mesti dilakukan terus menerus, 3 kali. Pelabuhan harus dijaga dengan ketat sekarang kita mulai diprotes sama WTO," ungkapnya kepada wartawan di Gedung DPR, Senin (4/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hidayat menjelaskan jika pemerintah tidak akan berhenti melakukan perlindungan terhadap ekonomi Indonesia meskipun diprotes oleh WTO.

"Kita nggak usah gentar karena semua negara berhak untuk melindungi ekonominya masing-masing, jangan sampai kita menentang aturan tapi mensiasatinya saya rasa itu boleh," imbuhnya.

Selain melakukan razia di pasar, Hidayat menjelaskan pihak terus berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait untuk mengatasi perlambatan nilai ekspor akibat menurunnya permintaan produk-poruduk Indonesia dari Amerika Serikan dan Uni Eropa.

"Yang bisa dilakukan bersama kementerian perdagangan dan BKPM (badan koordinasi penanaman modal) adalah tingkat investasi harus ditambah, yang kedua memperkuat pasar domestik. Itu yang bisa dilakukan sekarang," tutupnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads