Selain 'Ferrari', Ada Juga City Car Listrik Made in Depok

Selain 'Ferrari', Ada Juga City Car Listrik Made in Depok

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 06 Jun 2012 15:58 WIB
Selain Ferrari, Ada Juga City Car Listrik Made in Depok
ilustrasi
Jakarta -

Belakangan ini nama mobil listrik nasional semakin santer jadi pembicaraan. Apalagi Menteri BUMN Dahlan Iskan terlihat semangat mendorong pengembangan mobil listrik ini.

Selain mobil listrik sekelas Ferrari yang dikembangkan oleh Danet lulusan ITS, di Yogyakarta. Kini ada juga mobil listrik perkotaan atau city car karya pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama Dasep Ahmadi, di Depok Jawa Barat.

Dasep yang merupakan lulusan ITB, mengaku sedang menyelesaikan pembuatan prototipe mobil listrik segmen city car. Ia optimistis awal Juli ini mobil listrik garapannya sudah bisa mengaspal di jalanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedang kita finalisasi sudah 90%, kita Juli awal sudah selesai, kita buat city car," kata Dasep kepada detikFinance, Rabu (6/6/2012)

Sayangnya Dasep masih merahasiakan berapa harga yang akan ia tawarkan untuk mobil listrik city car-nya. Namun ia menegaskan akan membuat tiga varian mobil listrik city car yaitu kelas standar, menengah, dan lux.

"Ini sudah siap produksi, kita akan keluarkan 3 varian, harganya belum bisa saya sampaikan karena masalah pajak bea masuk komponen belum clear," kata Dasep.

Ia mengakui pengembangan dan produksi massal mobil listrik di dunia belum sebesar mobil konvensional. Dasep yakin dalam 2 tahun, produksi 5000 unit mobil listrik city car unit bisa dibuat di pabriknya.

"Mitsubishi di AS sudah puluhan ribu produksi. Kita yakin 2 tahun ini kita buat 5.000 secara bertahap," katanya.

Dasep menambahkan selain mobil listrik, akan ada produksi mobil motor yang dibuat oleh orang lain. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebutkan ada sedikitnya 4 orang yang sedang mengembangkan mobil listrik di dalam negeri.

Pertama, Dasep Ahmadi dari ITB, ia ahli mesin presisi yang biasa mengerjakan perusahaan besar. Kedua, Danet dari ITS, yang merupakan sarjana ITS kemudian ia sekolah lagi di Michigan, dia 10 tahun bekerja di perusahaan mobil terkenal di Amerika, Chrysler.

Ketiga, Ario, pernah sekolah di Inggris tapi pernah di ITB, ia juga sudah mempunyai prototipe untuk motor dan mobil. Keempat, Rafi merupakan ahli mikro turbin dan motor, ia juga lagi menyiapkan prototipe mobil listrik.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads