Marzuki Alie Kritik Perusahaan Tambang Keruk Batu Bara Tapi Minim Laba

Marzuki Alie Kritik Perusahaan Tambang Keruk Batu Bara Tapi Minim Laba

- detikFinance
Senin, 11 Jun 2012 14:13 WIB
Marzuki Alie Kritik Perusahaan Tambang Keruk Batu Bara Tapi Minim Laba
Jakarta - Banyak perusahaan tambang besar di Indonesia mengeruk batu bara, namun tidak membawa manfaat signifikan pada laba bersihnya. Padahal tingginya laba bisa memberi manfaat kepada pemegang saham dari hasil dividen per saham.

Kritikan ini disampaikan Ketua DPR Marzuki Alie di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Senin (11/6/2012) saat menghadiri penawaran saham perdana perusahaan milik Luhut Binsar Panjaitan, PT Toba Bara Sejahtra.

"Banyak perusahaan besar lokal yang mencatat produksi 60 juta ton, tapi labanya kecil," katanya. Tentu ini tidak masuk diakal Marzuki, yang juga berprofesi sebagai pengusaha ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak lah, yang besar. Namanya jangan. Padahal kalau produksi tinggi, cost per ton-nya harusnya turun," tuturnya.

Ia mencontohkan, bagaimana PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengoperasikan tambang secara proporsional. Meski penjualan hanya 11 juta ton, laba bersih yang bisa dihasilkan bisa Rp 4 triliun.

"PTBA saja yang produksinya luar biasa meski ada di remote area, tercatat pertumbuhan penjualan 30%. Relatif baik," ucap Marzuki.

Selain PTBA, perusahaan tambang yang berkinerja baik adalah Toba Bara Sejahtra milik Luhut. Menurut Marzuki, Toba Bara memiliki kinerja luar biasa namun tidak ada tipu-tipu seperti perusahaan tambang lain.

"Proyeknya yang besar. Cukup menarik bagi investor dengan tren yang luar biasa. Secara operasional efisien dengan profit majin, net profit luar biasa. Ini informasi yang jelas. Komitmennya yang tidak tipu-tipu," imbuhnya.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads