Demikian yang diungkapkan oleh Ketua Bidang Pemasaran Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Susanto seusai jumpa pers di Hotel Intercontinental, Jakarta, Selasa (19/6/12).
Susanto mengungkapkan, saat ini Malaysia kekurangan lahan. "Kenapa Malaysia itu ke sini, karena lahan mereka kan terbatas, tapi kita dukunglah kalau mereka mau investasi di sini," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau orang mau investasi harus kita lindungi, yang penting bagaimana sekarang mendorong mereka mencipatakan iklim investasi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia," ujar Susanto.
Lebih lanjut Susanto mengatakan, para pelaku industri sawit di Indonesia pun harus bisa memanfaatkan lahan yang sudah tidak produktif seperti lahan sisa kebakaran hutan.
"Kita juga nggak mau investasi besar-besaran, yang mau kita manfaatkan itu lahan marginal, eks kebakaran, itu yang ingin kita manfaatkan, daripada tidak produktif labih baik dialihkan, bisa memberikan nilai ekonomi dan menyerap tenaga kerja," pungkasnya.
(zul/dnl)











































