Bos Merpati Akui Maskapainya Sulit Bersaing dengan Lion Air

Bos Merpati Akui Maskapainya Sulit Bersaing dengan Lion Air

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 21 Jun 2012 14:02 WIB
Bos Merpati Akui Maskapainya Sulit Bersaing dengan Lion Air
Jakarta - PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) mengaku sulit bersaing dengan maskapai swasta nasional karena biaya operasional armada pesawat yang tinggi.

Dirut Merpati, Rudy Setyopurnomo mengatakan Merpati sulit bersaing secara langsung dengan maskapai nasional seperti Lion Air untuk rute padat Jakarta-Surabaya. Pasalnya, Lion Air bisa menawarkan harga jauh lebih murah daripada Merpati saat hari biasa.

"Ke Surabaya tidak mungkin bisa bersaing dengan Lion. Kalau kita bisa Rp 700 ribu, Lion Air bisa Rp 400 ribu, itu sudah untung. Maka kita cari subsidi silang gabung penerbangan dari Ujungpandang (Makasar) dan Indonesia Timur," ungkap Rudy di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rudi menjelaskan penyebabnya kalahnya Merpati di rute gemuk yaitu kurang efsiennya biaya operasional armada Merpati yang saat ini menggunakan pesawat tua. Sehingga membuat Merpati sangat tidak efisen dibandingkan Lion Air dan maskapai swasta lain.

"Karena unit costnya memang murah (Lion Air). Satu seat per 1 kilometer dia (Lion Air) hanya 4 sen dolar misalkan, kalau pesawat yang tua itu bisa 7 sen dolar (Merpati). Jadi memang harus ganti pesawat baru," imbuhnya.

Rudy menjelaskan, untuk mensiasatinya Merpati kemudian membuka rute penerbangan Bandung-Surabaya yang hanya dimasuki oleh sedikit maskapai pesaing seperti Air Asia dan Sriwijaya.

"Bandung - Surabaya itu bagus karena yang bisa masuk kesitu hanya pesawat kecil. Kalau besar, gak bisa masuk. Nah kita bersaingnya dengan pesawat terseleksi aja," tutup Rudy.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads