Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan Logistik dan Distribusi Natsir Mansyur kepada wartawan di kantornya, Kamis (28/6/2012).
"Kita membutuhkan kurang lebih 1.500 Megawatt untuk 40 smelter, ada feronikel, ada tembaga," ungkap Natsir
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang masuk proposal itu ada 167, sekarang 40 smelter itu sudah cukup bagus, yang sudah siap Jatim, Sulsel," ujarnya.
Lebih lanjut, Natsir mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak PLN terkait harga untuk pasokan listrik ini. Dia mengatakan, harga tersebut akan tergantung dengan lokasi proyek itu sendiri.
"Harga nanti dibicarakan lagi ini bussiness to bussiness bisa 9 sen dollar/kwh," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (persero), Nur Pamudji mengatakan pihaknya sanggup untuk memasok kebutuhan listrik smelter tersebut. Menurutnya, tempat dan waktu kontraknya akan menentukan harga listrik tersebut.
"Kita sanggup untuk memasok, karena kira-kira 1 smelter itu contohnya untuk feronikel 140 MW, nanti harganya waktu dan tempat itu sangat menentukan," tandasnya.
(zlf/nia)










































