"Target 1,84 juta ton bersama DPR, realisasi kenyataan memang di 2012 tidak mencapai itu," ungkap Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementerian BUMN Muhamad Zamkhani seusai RDP dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Senin (2/7/2012).
Zamkhani menjelaskan, rendahnya kualitas tebu dan kondisi pabrik gula milik BUMN yang rata-rata telah berusia sangat tua menjadi penyebab kurang maksimalnya produksi gula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait, kurang maskimalnya produksi pabrik gula milik BUMN. Zamkhani belum bisa mempreduksi apakah akan terjadi pembukaan kran impor gula atau tidak untuk mencegah kekurangan pasokan gula secara nasional.
"Kalau terlalu tinggi nanti kran impor, nanti harganya drop banget mereka malas tanam tebu," tutupnya.
(hen/hen)
