Vice Presiden Communication Garuda, Pujobroto mengatakan musim libur lebaran ini Garuda akan menambah jumlah kursi sebanyak 20.500 lagi menjelang H-7 dan H+ 7.
"Tambahan kursi tersebut dilakukan pada saat H-7 atau 7 hari sebelum lebaran dan 7 hari selama sesudah lebaran (H+7) sebanyak 20.500 kursi," kata Pujobroto ketika ditemui di acara penyerahan sertifikat AOC Citilink, Kamis (5/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga akan tetap menyediakan tiket-tiket promo dalam setiap penerbangan pada hari-hari libur lebaran tersebut, namun jumlahnya kita kurangi, biasanya 15 tiket per setiap penerbangan saat peak sesion nanti hanya sekitar 5 tiket saja," ungkapnya.
Diungkapkan Pujobroto, tiket-tiket promo yang akan dikurangi terutama untuk rute yang paling banyak dikunjungi pada saat musim libur lebaran.
"Seperti Solo, Yogyakarta, Palembang, Lampung dan lainnya, hal ini sama juga jika pada saat musim libur tahun baru dimana Jakarta, Bali dan Surabaya akan dikurangi tiket promonya," ucapnya.
Tetapi kata Pujobroto, saat libur seperti Lebaran ini merupakan momentnya bagi maskapai meraup keuntungan salah satunya dengan menerapkan harga tiket sampai batas atas.
"Kita (garuda) tidak menaikan harga tiket, tidak boleh itu, tetapi menerapkan harga tiket sampai tarif batas atas. Dimana maskapai full service diperbolehkan mengambil 100% tarif batas atas, maskapai kelas menengah maksimum 85% dan maskapai berbiaya murah maksimum 75%," tandasnya.
(rrd/dru)










































