"Begitu pulang dari Australia saya langsung ke Depok ke orang yang membuat mobil listrik seperti Avanza," kata Dahlan ketika ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (6/7/2012).
Dikatakan Dahlan, dirinya sudah mencoba langsung (test drive) namun masih dilakukan di dalam pabrik. "Saya sudah coba, nyetir sendiri, sudah bisa maju-mundur, tapi belum coba di jalan raya, masih di dalam pabriknya saja," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan catatan detikFinance, mobil tersebut diperkuat baterai lithium ion sebanyak 36 buah dengan kapasitas baterai yang mencapai 21 kWh yang mampu berjalan hingga sejauh 130 kilometer dengan sekali isi.
Mobil listrik nasional tersebut sangat fleksibel dan bisa melakukan pengisian di rumah dengan tegangan 220 V dan hanya membutuhkan waktu 4-5 jam hingga baterai tersisi penuh. Sementara dengan cara sistem cepat hanya membutuhkan waktu 30 menit pada tegangan 220 V.
(rrd/hen)











































