Jelang Puasa & Lebaran, RI Kebanjiran Pakaian Impor

Jelang Puasa & Lebaran, RI Kebanjiran Pakaian Impor

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 10 Jul 2012 08:16 WIB
Jelang Puasa & Lebaran, RI Kebanjiran Pakaian Impor
Jakarta - Permintaan pasar untuk pakaian yang diperkirakan akan melonjak pada beberapa hari menjelang lebaran berdampak impor produk tekstil dari luar negeri khususnya dari China.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Ade Sudrajat mengatakan saat ini RI kebanjiran produk tekstil baik berupa pakaian jadi maupun kain.

"Permintaan pasar dalam negeri cukup baik, tapi diisi oleh barang-barang impor dari berbagai negara, paling besar ya biasa dari Tiongkok," ungkap Ade saat dihubungi detikFinance, Senin (9/7/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ade mengatakan, hal ini disebabkan karena adanya beberapa perusahaan tekstil di negeri Cina yang gulung tikar alias bangkrut. Sehingga, barang-barang yang tak terjual atau terdistribusikan, dikirim ke Indonesia.

"Karena di Tiongkok ada beberapa perusahaan yang tutup, jadi barang sisanya dikirim ke Indonesia. Barang sisa tapi baru," katanya.

Ade mengatakan, jelang lebaran nanti diprediksikan permintaan pakaian jadi akan melonjak, sehingga mulai dari saat ini, para pengusaha garmen mulai memproduksi dengan bahan baku dari China yang berbentuk kain lembaran.

"Mereka kan persiapan sekarang, jahitnya untuk jelang lebaran nanti," tambahnya.

Menurut Ade, saat ini, pada semester pertama, RI masih mengalami defisit sebesar 2% untuk kinerja ekspor impor produk tekstil.

"Kita masih minus, 2% semester pertama ini, tapi kita berharap Juli nanti tidak," pungkasnya.

(zlf/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads