Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Tenaga Kerja, Iftida Yasar kepada detikFinance, Selasa (10/7/12).
"Yang akan muncul mental-mental pedagang, yang hanya mau untung. Bukan pengusaha yang mau berjuang bersama-sama, kalau untung pada mau, kalau rugi nggak mau," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang banyak pengusaha yang nggak mau ribet mempekerjakan orang, sudah saja kirim barang dari china, jual di sini. Jadi dia daripada membangun pabrik baru, lebih baik dia impor," tegasnya.
Menurutnya, hal ini disebabkan karena adanya aksi-aksi dari buruh yang selama ini terjadi.
"Sekarang, sedikit-sedikit demo, menutup jalan tol lah, memaksa oranglah, sweeping lah. Jadi hanya pengusaha yang berani yang masih mau bertahan, sisanya lebih baik impor," pungkasnya.
(zul/dnl)











































