"Pesawat jenis Cassa 212 desk 200 dan desk 400, dengan tempat duduk untuk 28 penumpang," ungkap Direktur Aero Structure PT DI, Andi Alisyahbana kepada detikFinance, Jumat (13/7/2012).
Andi menjelaskan, proses penjualan kepada Merpati saat ini masih dalam proses negosiasi. Menurutnya, kedua belah pihak telah bertemu beberapa kali termasuk pertemuan antara kedua Direktur Utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andy menjelaskan harga yang ditawarkan lebih murah daripada pesawat yang dibeli Merpati dari negara lain. Selain itu, jika kedua belah pihak telah mencapai kata sepakat, menurut Andy, tahun 2013 pesawat baru sudah mulai dikirim ke Merpati.
"Pokoknya itu harganya lebih murah daripada lawan-lawan dari luar negeri. Itu juga lagi dinegosiasikan, itu bagian dalam negoisasi itu harus secapat mungkin, tahun depan bisa deliver," tutup Andy.
Dihubungi secara terpisah, Direktur Teknik Merpati Wisudo menjelaskan rencana pembelian 20 pesawat jenis Cassa 212 merupakan rencana lama tetapi menurutnya, rencana tersebut sembat berhenti dan rencana pembelian pesawat dari PT DI kembali dilanjutkan di periode direktur utama Merpati yang baru, Rudy Setyopurnomo.
"Rencana ini pernah dibuat, tapi baru sekarang kita mau terusin, kita pengin jajakin kembali," kata Wisudoo.
Wisudo juga menambahkan, harga setiap pesatnya ditawarkan dengan kisaran harga US$ 7,5 Juta/Unit. "US$ 7,5 juta/unit, kalau dikali 20 sekitar US$ 150 juta," tutup Wisudo.
(feb/ang)











































