Akibat Rugi Rp 113 Miliar, PTPN XIV Lepas Pengelolaan Pabrik Gula

Akibat Rugi Rp 113 Miliar, PTPN XIV Lepas Pengelolaan Pabrik Gula

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 20 Jul 2012 14:30 WIB
Akibat Rugi Rp 113 Miliar, PTPN XIV Lepas Pengelolaan Pabrik Gula
Jakarta - Kementerian BUMN memiliki strategi khusus untuk menyelamatkan BUMN yang masuk katagori BUMN merugi alias dhuafa. BUMN Dhuafa merupakan BUMN yang memiliki kinerja keuangan negatif yang salah satunya adalah PTPN XIV.

Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementerian BUMN, Muhamad Zamkhani mengatakan BUMN Perkebunan ini pada tahun 2011 mencatat kerugian sebesar Rp 113,38 miliar, guna memperbaiki kinerja keaungan perusahaan perkebunan ini, dirinya meminta agar dilakukan sinergi diantara BUMN Perkebunan.

"Salah satunya kita minta sinergi dengan PTPN III dan PTPN IV dengan PTPN X. Kalau yang gula kan sudah dikelola oleh PTPN X, artinya dia bisa menghemat pengeluaran-pengeluaran sekaligus utang-utang ex PTPN XIV sudah diinovasi ke PTPN X," ungkap Zamkhani saat ditemui di Kementerian BUMN, Jumat (20/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PTPN XIV yang memiliki fokus bisnis pada kelapa sawit dan gula ini menurut Zamkhani, bisnis gula yang dikelola oleh PTPN XIV menjadi penyebab neraca keuangan negatif.

"Kalau sekarang gula sehingga disuruh dikelola PTPN X yang relatif SDM lebih bagus. yang jelas pabrik gula PTPN X bagus-bagus," katanya.

Menurutnya, setelah Pabrik Gula yang dimiliki PTPN XIV ini dikelola oleh PTPN X, harapannya kinerja PTPN XIV bisa lebih membaik.

"Dia kan bebannya terlalu berat paling tidak kalau menaikkan omset yang paling gampang adalah menghemat cost," sambungya

Namun Ia pesimis tahun ini PTPN XIV bisa mencatat laba yang positif karena menurutnya proses perbaikan di tubuh BUMN perkebunan ini baru saja dilakukan.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads