Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh menyatakan, keenam perguruan tinggi diajak pemerintah untuk melakukan riset dan pengembangan mobil listrik. Di samping itu, pemerintah juga telah mengajak LIPI dan BPPT untuk pengembangan proyek ini.
"Ini kesempatan yang sangat bagus, bersinergi masing-masing sebagai riset dan pengembangannya tetap di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama-sama dengan kawan-kawan (kementerian) ristek. Oleh karena itu, hari ini kami akan melaporkan tindak lanjut dari pertemuan di Yogyakarta bersama Presiden. Nanti kita harapkan pada saat 10 Agustus Insya Allah," tutur Nuh di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (23/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, pemerintah menyatakan serius untuk mengembangkan kendaraan berbahan bakar listrik sesuai dengan perintah Presiden SBY. Saat ini Indonesia sudah menciptakan banyak kendaraan listrik, mulai mobil hingga bus.
"Itu anak ITB dan sudah lama juga dan hal prototype seperti itu sudah banyak sekali diproduksi. Kemudian LIPI, kemudian kemarin BPPT, bahkan busnya. Tapi kan kita tidak berbicara satu dua prototype seperti itu. Kita berbicara bagaimana industri dalam arti keseluruhan," tutur Hatta.
Memang Hatta siang ini akan melakukan rapat koordinasi untuk membahas perkembangan mobil listrik. Akan dibahas soal keamanan, kelanjutan, dan infrastruktur pengisian bahan bakar listrik untuk mobil listrik tersebut.
(dnl/hen)











































