"Terkait ini kami disuruh mempersiapkan insentif, kami akan mengawal. Kami sudah menyiapkan melalui payung low carbon emission, jadi nanti ada 4 teknologi termasuk listrik yang akan memberikan teknologi ramah lingkungan," ungkap MS Hidayat saat ditemui di kantornya, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (24/7/2012).
Menurut Hidayat, Perpres akan mengatur segala sesuatu tentang rancana pemerintah ini. Rencananya, perpres ini akan dipercepat penerbitannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengarah kepada produksi massal mobil listrik, Hidayat mengatakan perlu waktu 1-2 tahun. Menurutnya mobil listrik saat ini masih dalam tahap prototipe, sedangkan untuk masuk skala industri, Hidayat mengatakan butuh memproduksi 7000-10.000 unit per tahun.
"Kalau bisa membuat 7000-10.000 unit, baru masuk skala industri. Kemudian dipersiapkan purna jualnya," tandasnya.
(zlf/hen)











































